Rabu, 10 Februari 2016

Gula Juga Bikin Gendut Lohh



Kusuka, kamu termasuk anak muda yang suka dengan yang manis-manis? Hati-hati yah, sedikit gula tidak masalah. Tetapi saat kamu mengkonsumsi gula berlebihan dan oleh tubuh tidak dipakai sebagai energi, maka akan disimpan dalam bentuk lemak. Itu makanya gula akan menyumbang peningkatan penumpukan lemak tubuh paling tinggi.

"Jika penumpukan lemak tubuh terjadi dalam jumlah banyak akan terjadi obesitas," jelas spesialis gizi klinik, dr Ida Gunawan, MS, SpGK seperti dikutip  detikHealth.
Gula akan turut memperbesar ukuran lingkar pinggang jika kamu  malas bergerak. Karena konsumsi makanan apapun, termasuk makanan dengan gula berlebih, akan menjadikan lemak menumpuk di perut.
Selain meningkatkan risiko obesitas, konsumsi tinggi gula juga akan meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, kanker, penyakit jantung dan lain-lain.
Pada orang dengan fungsi pankreas yang baik, saat sejumlah besar gula dikonsumsi maka akan lebih banyak insulin yang dilepaskan.
Selain mengubah gula menjadi energi, insulin juga merangsang penyimpanan lemak. Oleh karena itu, semakin banyak gula yang Anda makan maka lebih banyak insulin yang diproduksi. Akibatnya, semakin besar kemungkinan Anda akan mengalami kenaikan berat badan.

Jika Anda tak ingin berat badan meroket karena konsumsi gula, ingatlah untuk selalu menghitung maksimum penggunaan gula sebanyak 5 sendok teh dalam sehari. Usahakan pula untuk mengurangi asupan gula dari kue maupun bentuk tersembunyi lainnya.

Alternatif jika tetap ingin menikmati makanan dan minuman manis adalah dengan menggunakan pemanis atau sweetener. Agar aman bagi gula darah, pilihlah sweetener yang memiliki nol kalori dan indeks glikemik rendah dan jangan lupa untuk berolah raga teratur yah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar